Friday, August 24, 2012

HASIL POLLING: Reza Haghighi Pemain Terbaik Asia Juli 2012 Versi GOAL.com

IP is over the quota
alireza haghighi Pembaca GOAL.com telah menjatuhkan pilihannya kepada gelandang Iran Reza Haghighi sebagai pemain terbaik Asia Juli 2012.

Haghighi telah membawa Fajr Sepasi mengawali musim 2012/13 dengan baik, membantu tim tersebut menempati puncak klasemen dengan dua performa solid, termasuk satu gol ke gawang Persepolis saat menang 3-2.


Haghighi mendominasi polling pembaca dengan raihan 50 persen suara dari seluruh edisi di Asia. Posisinya diikuti pemai yang sedang menjalani trial di Manchester City, Omar Abdulrahman, pemain Jepang Kensuke Nagai, dan rekan satu timnya, Maya Yoshida.

Dengan terpilihnya Haghighi sebagai terbaik Asia Juli 2012 pilihan pembaca, maka ia bergabung dengan pemenangan dua kali Shinji Kagawa, Youssef Mohamad, Philip Younghusband, dan Amad Al Hosni.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.

Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya! if (typeof hideMashLogic == 'undefined' || (!hideMashLogic)){ document.write(''); document.write(''); }

Sriwijaya FC Sudah Deal Dengan Abdul Rahman

IP is over the quota
Abdul Rahman - Semen Padang (GOAL.com/Abi Yazid) Negosiasi yang dilakukan Sriwijaya FC dengan pemain belakang timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang, yaitu Abdul Rahman, berjalan lancar. Manajemen Sriwijaya FC mengklaim telah terjadi kesepakatan harga dan sudah deal dengan Abdul Rahman.
Kepastian deal-nya negosiasi antara Sriwijaya FC dan Abdul Rahman diungkapkan direktur teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Hendri Zainuddin, Jumat (17/8) sore. Setelah melalui proses negosiasi yang panjang akhirnya kedua pihak sepakat melakukan kerjasama.
 
“Kemarin, kepastiannya baru 75 persen, tapi Jumat sore akhirnya kami sudah mencapai kesepakatan. Setelah terjalin kesepakatan, kami akan laporkan ini kepada pak Dodi selaku presiden klub Sriwijaya FC untuk disetujui sebagai pemain Sriwijaya FC musim depan,” kata Hendri kepada GOAL.com Indonesia.
Dikatakan Hendri, Sriwijaya FC memutuskan merekrut Abdul Rahman setelah mendapat rekomendasi dari tim pelatih. Setelah itu, manajemen Sriwijaya FC melakukan negosiasi harga, dan jika terjadi kesepakatan, maka tinggal menyelesaikan proses administrasi mulai dari memberi tanda jadi sampai ke penandatanganan kontrak.  Sriwijaya FC merekrut Abdul Rahman untuk menggantikan posisi Nova Arianto yang menjadi salah satu dari enam pemain yang dilepas tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini.
Sementara itu, untuk posisi yang ditinggalkan Jamie Coyne, kemungkinan besar akan ditempati kembali oleh Achmad Jufrianto. Sebelum Jamie Coyne bergabung dengan Sriwijaya FC, Achmad Jufrianto menjadi andalan sebagai bek tengah. Namun, seiring masuknya Jamie Coyne, perlahan namun pasti, peran vital Jufrianto di lini belakang  tergantikan oleh Jamie.
Jufrianto kerap kali hanya menjadi ban serep Jamie Coyne yang makin hari ke hari memberikan penampilan gemilang untuk Sriwijaya FC. Semakin padunya Jamie Coyne dan Thiery Gatuesi membuat Jufrianto makin tersingkirkan.

Tidak ingin melihat Jufri menganggur di posisinya, lantas pelatih kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi menarik Jufrianto lebih ke depan sebagai gelandang bertahan. Posisi baru Jufrianto ini terus dilakoninya hingga kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/12 berakhir.

Namun, untuk musim 2012/13, Sriwijaya FC memutuskan untuk melepas Jamie Coyne. Dengan hilangnya Jamie Coyne, praktis bek tengah menjadi hilang, apalagi Nova Arianto juga dilepas oleh Sriwijaya FC. Kini tinggal Jufrianto yang bisa diandalkan untuk mengisi posisi bek tengah.

Hendri mengatakan, dilepasnya Jamie Coyne sudah diantisipasi Sriwijaya FC dengan membidik pemain timnas Indonesia yang sebelumnya memperkuat Semen Padang, yaitu Abdul Rahman.

“Selain itu kita masih memiliki Achmad Jufrianto yang bisa kembali difungsikan di posisinya semula sebagai bek tengah. Sebelum Jamie masuk, Jufrianto tampil baik sebagai bek tengah, karena itu, Jufrianto bisa kembali menempati posisi bek tengah. Tapi semua itu tergantung pelatih yang lebih mengetahui kebutuhan tim,” kata Hendri. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

if (typeof hideMashLogic == 'undefined' || (!hideMashLogic)){ document.write(''); document.write(''); }

Thursday, August 23, 2012

Djohar Arifin Tolak Keputusan BAORI

IP is over the quota
Djohar Arifin Husin - Ketua Umum PSSI (GOAL.com/Gunawan Widyantara) Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein menegaskan pihaknya tidak akan mengakui keputusan dari Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

Seperti yang diketahui, BAORI memutuskan untuk menganulir pembekuan pengprov-pengprov PSSI yang dilakukan oleh Djohar Arifin, sehingga pelantikan kepengurusan baru pengprov PSSI dinilai tidak sah. Namun, Djohar mengabaikan keputusan tersebut.


“Seperti pasal 69, 70 dan selanjutnya, kami PSSI tidak melakukan sidang di luar organisasi kita. Maka sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA, maka kami tidak mengakui keputusan BAORI. Jadi anggaplah itu angin lalu. PSSI hanya satu, FIFA hanya satu dan Pengprov PSSI Jawa Barat hanya satu yang dipimpin Sukowiyono,” ujar Djohar yang ditemui pada acara pelantikan Pengprov PSSI Jawa Barat, di Hotel Preanger., Kamis (16/8) sore.

Menurut Djohar, sesuai dengan statuta PSSI dan FIFA, segala sengketa dan konflik yang terjadi di lingkungan PSSI, diselesaikan oleh badan arbitrase bentukan PSSI sendiri. Untuk itu, PSSI sudah memberikan penjelasan terkait hal tersebut kepada KONI Jabar sehingga tetap memberangkatkan tim PON sepak bola dan futsal bentukan Pengprov PSSI Jabar di bawah pimpinan Bambang Sukowiyono.

“Kami sudah jelaskan pada KONI bahwa kami tidak mengakui adanya BAORI. Karena itu sudah menjadi keputusan statuta. Setiap keputusan BAORI tentang sepak bola, kami anggap tidak ada,” tegas Djohar.

if (typeof hideMashLogic == 'undefined' || (!hideMashLogic)){ document.write(''); document.write(''); }